Tempat parkir sepeda di area Stasiun MRT ASEAN (foto by widikurniawan)

Fasilitas tempat parkir sepeda atau bike rack di stasiun-stasiun MRT Jakarta, KRL Commuterline, dan di dekat halte Transjakarta, kini menjadi pemandangan yang biasa di Kota Jakarta. Sebagai kota modern, kehadiran tempat parkir sepeda ini memang dibutuhkan sebagai penanda sekaligus kebutuhan.

Sejak tahun 2019, Pemprov DKI Jakarta memang mendorong tersedianya fasilitas tersebut. Tujuannya tentu saja memfasilitasi warga agar mau memakai transportasi massal dan menggunakan sepeda sebagai transportasi penghubung dari rumah menuju ke stasiun atau halte terdekat.

Tempat parkir sepeda di Stasiun Sudirman kurang dimanfaatkan oleh pesepeda (foto by widikurniawan)

Namun, hingga tiba di penghujung 2021 kini, fasilitas tempat parkir sepeda yang terlihat eye catching tersebut justru lebih banyak terlihat sepi. Walaupun gratis, seolah teramat berat untuk menarik minat para pesepeda untuk memarkirkan sepedanya.Sebut saja tempat parkir sepeda di area Stasiun MRT ASEAN yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Letaknya seolah menyendiri di bawah eskalator dan terjepit di antara tiang beton. Terlihat sepi dan jauh dari pengawasan petugas.

Soal pengawasan petugas inilah yang mungkin menjadi salah satu pertimbangan. Seandainya terjadi pencurian sepeda, bahkan pihak pengelola stasiun tidak akan bertanggung jawab.

Hal ini seperti ditegaskan di tempat parkir sepeda yang berlokasi di Stasiun KRL Commuterline. Pada rak sepeda ada semacam disclaimer bahwa segala bentuk kehilangan dan kerusakan bukan menjadi tanggung jawab pihak pengelola stasiun.

Bike rack di Stasiun KRL Sudirman (foto by widikurniawan)

Maka ketika terjadi kehilangan, paling banter si korban hanya bisa curhat di media sosial. Kejadian ini pernah santer di media sosial beberapa waktu lalu. Sebuah sepeda dengan merek cukup tenar, dan pastinya harganya juga mahal, raib saat diparkir di sebuah parkiran di area sebuah stasiun MRT Jakarta.

Ya, mau bagaimana lagi? Sekuat-kuatnya kunci gembok atau rantai di tempat parkir semacam itu, ternyata maling lebih pintar, kuat dan leluasa mencuri karena biasanya tempat parkir sepeda letaknya luput dari perhatian orang banyak, walaupun berada di pinggir jalan.

Risiko kemalingan jelas menjadi pertimbangan utama bagi pemilik sepeda. Terlebih yang memiliki sepeda dengan harga selangit. Mana mau mengambil risiko dengan menaruh sepedanya di parkiran sepeda stasiun MRT atau dekat halte Transjakarta yang umumnya berada di trotoar pinggir jalan umum.

Tempat parkir sepeda di dekat halte transjakarta Bundaran Senayan (foto by widikurniawan)

Maka tak heran dan terlihat ironis ketika ada orang yang rela memarkirkan sepedanya di fasilitas tersebut, ternyata sepedanya bisa dibilang bukanlah merek mahal dan bahkan kondisinya terkesan sebagai sepeda yang asal masih bisa digowes. Sepertinya pencuri pun malas untuk ngembat sepeda dengan kondisi tersebut.

Mungkin di pikiran si pemilik sepeda itu pun, tidak akan terlalu menyesali dan meratapi dengan tangisan tujuh hari tujuh malam andai sepedanya hilang dicuri orang. Seolah ada harga ada pula level keikhlasannya.

Kondisi terkini tempat parkir sepeda yang terintegrasi dengan transportasi massal di Jakarta, bisa dibilang belum bisa memberikan manfaat yang maksimal seperti yang diharapkan. 

Keberadaannya tidak serta merta membuat orang berbondong-bondong menggunakan sepeda sekaligus transportasi massal untuk menuju kantor atau tempat kerjanya.

Faktanya, pekerja kantoran yang menggunakan sepeda untuk berangkat kerja, belum banyak yang menggabungkan perjalanannya dengan moda umum seperti MRT maupun Transjakarta. Mereka juga lebih memilih menyimpan sepedanya di area gedung perkantorannya yang dirasa lebih aman.

Lumayan, ada yang mau parkir karena ada atap pelindungnya (foto by widikurniawan)

Selain faktor keamanan, salah satu kelemahan tempat parkir tersebut adalah kebanyakan tidak terdapat atap pelindung. Sehingga kalau hujan pasti bakal kehujanan, demikian pula jika panas terik. Kondisi yang sudah pasti tidak ramah bagi sepeda mahal. Mungkin hanya tempat parkir sepeda di area Stasiun MRT Dukuh Atas yang memiliki atap pelindung.

Bentuk bike rack yang instagramable

Namun, harus diakui memang sejumlah bike rack, dibuat dengan desain yang menarik dan instagramable alias nggak malu-maluin dijadikan tempat berpose untuk kemudian diupload ke media sosial seperti Instagram.

Keren juga buat tempat berpose (foto by widikurniawan)

Di area Stasiun MRT Dukuh Atas, tidak hanya terdapat satu tempat parkir sepeda. Ada satu lagi yang desainnya justru bikin segan orang untuk memarkirkan sepedanya di tempat tersebut. Bentuk raknya benar-benar seperti sepeda dan justru lebih sering jadi lokasi berpose oleh orang-orang yang lewat atau sengaja datang ke area taman Dukuh Atas tersebut.

Ya lumayanlah. Minimal sih masih ada manfaatnya guna mempercantik wajah Kota Jakarta. Walaupun secara cita-cita masih meleset jauh dari harapan, yaitu menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah sepeda.

Dukuh Atas memang beda (foto by widikurniawan)

SUMBER : Kompasiana.com


Stainless steel memiliki kualitas yang berbeda pastikan anda mendapatkan produk Tempat parkir sepeda stainless (Bicycle parking rack) dengan harga dan kualitas terbaik di Jayastainless.com. Hubungi Whatsapp 081310045708, 081574972709, 087881743863, 081380545127, 081517798715.

Parkir sepeda outdoor

Custom ” Parkir sepeda stainless (Bicycle parking rack) sesuai permintaan “

Tempat parkir sepeda ini kebanyakan di letakkan di tempat-tempat Outdoor ataupun di lingkungan pabrik dan perkantoran, terbuat dari material stainless steel yang terkenal memiliki keunggulan tidak mudah berkarat bila di letakkan di lingkungan outdoor dan luar ruangan. Namun kami juga menerima pembuatan tempat parkir sepeda ini dari material besi yang dapat di custom warna dan ukuran sesuai permintaan

contoh parkir sepeda outdoor

Selain itu kami juga menerima pembuatan tempat parkir sepeda stainless dengan ukuran khusus dapat mengirimkan gambar atau contoh design tempat parkir sepeda ke alamat email kami bumata@gmail.com atau Telp : 0218613346 , 021 8601862, 021 86604702, 02186604409.

KUNJUNGI KAMI

Jl. Pahlawan Revolusi No.22b, Pondok Bambu Jakarta Timur – 13430
P. 081310045708, 081517798715 (WhatsApp)
T. 0218613346 , 021 8601862, 021 86604413, 02186604409
Whatsapp. 081310045708, 081574972709, 087881743863, 081380545127, 081517798715
Bantuan cepat via email : bumata@gmail.com
Website : jayastainless.com / jayastainless.co.id

Tag : stand parkir sepedaparkir sepeda gantungjual tempat parkir sepedatempat parkir sepeda di rumahalat parkir sepedadesain parkir sepedadudukan parkir sepeda,parkir sepeda di mall,