Keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas dapat diukur dengan naik turunnya berat badan. Badan yang sehat dapat dipantau dari kemampuan tubuh untuk mempertahankan berat badan (BB) ideal. Berat badan ideal ialah berat badan yang serasi dengan tinggi badan menurut rumus tertentu, yaitu Berat Badan (kg) dibagi dengan Tinggi Badan (m).

Perbandingan tersebut menurut rumus dikenal dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Adapun BB ideal bayi dan balita dapat diukur dengan menimbangnya dan mencatatnya pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Jika 2 bulan berturut-turut berat badan anak tidak bertambah, maka patut dicurigai pada kesehatan anak tersebut. Segera perikasakan keadaan anak pada petugas kesehatan. Mempertahankan berat badan ideal demi kesehatan dan kebugaran tubuh dengan mempratikkan pola hidup sehat berprinsip gizi seimbang.

Jika dalam 2 bulan berturut-turut tidak terjadi penambahan berat badan berarti pertumbuhan anak terganggu, yang merupakan tanda awal kekurangan gizi. Untuk mencegah hal tersebut, berat badan anak harus ditimbang setiap bulan dengan timbangan bayi dan tinggi badannya diukur setiap 3 bulan secara teratur di posyandu atau tempat lain yang dapat melakukan pengukuran. Hasil tersebut dicatat dalam garis-garis grafik pada Kartu Menuju Sehat (KMS).

Tetapi ada lebih terkontrol berat badan bayi sebaiknya orang tua mempunyai timbangan bayi sendiri agar berat badan si buah hati dapat dikontrol dengan intens. Timbangan bayi berbeda dengan timbangan gantung yang biasa digunakan di posyandu. Timbangan bayi ini didesain agar bayi nyaman ketika ditimbang. Timbangan bayi ini juga lebih akurat dibanding dengan timbangan gantung di posyandu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.