Emas merupakan salah satu investasi jangka panjang yang banyak direkomendasikan olehb banyak ahli finansial. Menginvestasikan emas memang tidak memberikan keuntungan berlipat ganda dalam waktu singkat, akan tetapi investasi ini setidaknya dapat mempertahankan harta yang Anda miliki.

Mengapa investasi emas menguntungkan?  Karena misalkan jika Anda menyimpan uang sebesar 100 juta hari ini, dengan adanya INFLASI, mungkin akan menurunkan nilai uang Anda 10 tahun yang akan datang.

Berbeda dengan uang yang nilainya bisa berubah, emas memiliki nilai yang cenderung stabil dan harga emas juga mengikuti laju inflasi.

Sedikit tips untuk Anda apabila ingin investasi dengan emas, sebaiknya pilihlah emas koin atau emas batangan. Kenapa tidak emas perhiasan saja untuk di jadikan investasi? Karena emas perhiasan akan turun nilainya jika di jual kembali.

Dan selalu pastikan emas yang kita beli adalah emas asli 24 karat. Bagaimana cara memastikan emas yang kita beli asli atau palsu ? simak artikel di bawah ini

1. Cek tanda resmi Pada Emas

Pengujian tanda resmi ini tidak selalu menghasilkan kesimpulan, bahwa emas Anda asli atau palsu. Hanya saja, sebaiknya tetap lakukan pengecekan tanda resmi yang tertera pada emas. Sebab, saat ini hampir semua emas asli memiliki tanda kemurnian dari emas tersebut.

Tanda kemurnian ini biasanya berukuran kecil  sehingga Anda membutuhkan kaca pembesar untuk memudahkan pengecekan. Ketiadaan tanda ini tidak selalu menjadi bukti bahwa emas Anda palsu. Sebab, bisa saja emas tersebut merupakan emas model lama, yang sudah tidak lagi memiliki tanda ini.

Begitu pula sebaliknya, dengan adanya tanda ini tidak sepenuhnya menjamin bahwa emas tersebut emas asli. Oleh karena itu diperlukan beberapa pengujian lanjutan.

2. Tes Menggunakan Asam Nitrat

Biasanya asam nitrat di pakai untuk membuktikan emas asli dan palsu. Kenapa memakai asam nitrat ? bagaimana cara menggunakan asam nitrat pada emas?  Simak penjelasan di bawah ini!.
Sebetulnya asam nitrat tidak akan bereaksi dengan asam nitrat. Larutan ini hanya akan bereaksi dengan bahan logam lainnya, seperti perak, tembaga, dan seng.

apabila emas bereaksi, maka besar kemungkinan bahwa emas tersebut tidak asli, atau terdiri dari campuran logam lainnya, yang kadarnya terlampau banyak.

Apabila muncul reaksi kuning keemasan, maka itu tandanya logam kuningan yang berlapis emas. Apabila reaksi yang dihasilkan berwarna hijau, maka logam tersebut adalah besi yang berlapis emas. Dan apabila yang muncul adalah warna susu, maka logam tersebut adalah perak berlapis emas.

Namun, sebaiknya pertimbangkan lagi cara ini apabila Anda tidak ingin perhiasan atau emas rusak. Tes ini lebih baik digunakan hanya untuk kepentingan bisnis saja. Karena, sifat korosif dari larutan asam ini dapat merusak dan bisa saja menurunkan nilai estetika dari (bagian) emas Anda yang tidak terbuat dari emas murni.

3. Uji magnet

Uji magnet ini terbilang sangat mudah dan tidak beresiko apapun karna yang kita butuhkan hanya sebuah magnet.

Bagaimana cara menggunakan magnet pada emas? Yang perlu Anda lakukan adalah hanya mengarahkan magnet ke emas yang ingin Anda uji. Pastikan magnet yang Anda gunakan adalah magnet kuat. Perlu Anda ketahui bahwa emas bukanlah benda magnetik.

Jadi, apabila emas yang Anda miliki tertarik oleh magnet, maka bisa dipastikan bahwa emas tersebut palsu. Emas yang asli tidak akan bekerja dengan magnet. Tapi tetap saja, apabila emas tersebut tidak tertarik, masih belum sepenuhnya menjamin bahwa emas Anda emas asli, karena bisa saja terbuat dari bahan lainnya, seperti aluminium.

4. Cek Perubahan Warna Emas

Untuk cara ini hanya dapat Anda lakukan apabila Anda sudah lama memiliki emas tersebut. Untuk mengetahui emas tersebut palsu atau asli, Anda perhatikan area pada emas yang paling sering bergesekan, misalnya saja bagian tepi emas. Apabila warna emas pada area ini memudar, maka bisa disimpulkan bahwa emas tersebut bukan emas asli.

5. Dengan Mengigit Emas

Kenapa harus dengan di gigit? Tahukah Anda bahwa emas murni tidak sekeras atau sesolid besi pada umumnya dan juga semakin murni emas, maka emas tersebut akan semakin lunak.
Namun, perlu juga Anda ketahui bahwa ada beberapa jenis logam yang lebih lunak dari emas, contohnya adalah timbal.

Cara menggigit emas ini tidak bisa Anda lakukan pada emas perhiasan. Karena emas perhiasan sudah bercampur dengan logam lain, sehingga gigitannya tidak akan meninggalkan bekas

6. Tes Suara Emas

Pengujian yang satu ini juga tergolong mudah karena kita hanya mengandalkan frekuensi suara. Saat diketuk emas asli akan menghasilkan dering yang panjang dengan nada tinggi, sedangkan logam lain dering yang dihasilkan cenderung pendek.

Harus di ingat Anda harus mempunya kepekaan telinga yang bagus.

7. Menggesekkan Emas Pada keramik atau Kertas


Untuk tes yang satu ini sangat beresiko karena dapat menggores emas Anda. Bagaimana cara mengetes dengan keramik dan kertas?

caranya cukup menggesekan emas ke permukaan keramik atau kertas. Apabila muncul garis atau goresan berwarna hitam pada keramik, maka itu pertanda bahwa emas tersebut palsu jika gesekan tidak menimbulkan goresan, maka besar kemungkinan bahwa emas tersebut asli.

8.       Mengukur Massa Jenis Emas

Logam memiliki berat massa yang berbeda-beda. Kita bisa memanfaatkan teori ini untuk mengetahui emas asli dan palsu. Namun tidaklah mudah untuk melakukannya karena mengukur kepadatan logam membutuhkan akurasi dan presisi yang tinggi.


Dan untuk melakukan pengukuran massa ini membutuhkan timbangan emas khusus yang super sensitif supaya hasilnnya akurat

kami menjual timbangan emas dengan akurasi tinggi yang cocok digunakan untuk tes mengukur massa jenis emas

9.       Tes Perubahan Pada Warna Kulit

Anda dapat mengecek apakah emas yang Anda miliki palsu dengan cara memperhatikan perubahan warna kulit yang bersentuhan dengan emas tersebut. Untuk melakukannya, genggam emas di tangan selama beberapa menit. Apabila emas palsu, maka keringat yang dihasilkan kulit akan bereaksi dengan emas tersebut.

Reaksi ini akan menimbulkan perubahan warna pada kulit, bisa berwarna hitam atau hijau. Namun, apabila tidak ada reaksi yang dihasilkan, bisa jadi emas tersebut asli.

Masing-masing cara pengecekan diatas tentu memiliki kekurangan dan kelebihan. Terkadang, satu pengecekan saja tidak cukup untuk memastikan apakah emas yang Anda miliki asli atau palsu. Maka dari itu, Anda dapat mengkombinasikan beberapa cara di atas untuk mendeteksi emas palsu atau asli.

Rak gantung bumbu
Rak gantung bumbu

KUNJUNGI KAMI DI

Jl. Pahlawan Revolusi No.22b, Pondok Bambu Jakarta Timur – 13430
T. 021 – 861 3346, 8660 4409, 8660 4413
P. 081310045708 (WhatsApp), 085624322818
Whatsapp. 081310045708, 081574972709, 087881743863, 081380545127.
Bantuan cepat via email : bumata@gmail.com
Website : Stainlessjaya.com / bumata.co.id /Jayastainless.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *